Berita  

Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim Menjadi Viral, 10 Anggota Polisi Terluka

Surabaya, Jawa Timur – Sebuah ledakan keras menggemparkan Markas Komando (Mako) Brimob Polda Jawa Timur pada Senin (4/3/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Ledakan tersebut mengakibatkan 10 anggota polisi mengalami luka-luka dan kerusakan pada beberapa bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Imam Sugianto, ledakan tersebut berasal dari gudang penyimpanan bahan peledak milik Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim. Diduga, ledakan terjadi akibat reaksi kimia bahan peledak yang terpapar sinar matahari.

“Ledakan terjadi di gudang penyimpanan bahan peledak milik Gegana. Diduga, ledakan terjadi akibat reaksi kimia bahan peledak yang terpapar sinar matahari,” ungkap Kapolda Imam.

Akibat ledakan tersebut, 10 anggota polisi mengalami luka-luka ringan akibat serpihan kaca ruangan gudang. Mereka segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk mendapatkan perawatan medis.

Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim ini sempat menjadi viral di media sosial. Video detik-detik ledakan dan kondisi aftermath beredar luas di berbagai platform media sosial, seperti Twitter, Instagram, dan Facebook.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut. Tim dari Laboratorium Forensik Polda Jatim telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolda Imam menghimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang. Ia memastikan bahwa situasi di Mako Brimob Polda Jatim saat ini sudah kondusif.

“Masyarakat tidak perlu panik, situasi sudah kondusif. Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan ini,” tegas Kapolda Imam.

Berikut beberapa fakta terkait ledakan di Mako Brimob Polda Jatim:

  • Terjadi pada Senin (4/3/2024) sekitar pukul 10.30 WIB.
  • Berasal dari gudang penyimpanan bahan peledak milik Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jatim.
  • Diduga akibat reaksi kimia bahan peledak yang terpapar sinar matahari.
  • 10 anggota polisi mengalami luka-luka ringan.
  • Menjadi viral di media sosial.
  • Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.