Catat! Jadi Pejabat Jangan Cengeng

Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi/Net

BERKARYA.CO.ID, CILEGON – Walikota Cilegon, Tb Iman Ariyadi menyarankan agar ASN yang mengeluh dan belum siap menerima amanah untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Hal tersebut ditegas walikota yang juga Ketua DPD Golkar Cilegon itu menyusul kegaduhan pasca perombakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) disusul dengan mutasi dan rotasi beberapa waktu lalu.

Iman makin geram, ketika dalam rapat forum Rapat Koordinasi OPD, Selasa (24/1/2017) lalu, ada salah satu kepada dinas yang curhat dan mengeluh karena tidak mendapat kursi untuk diajak undangan berkunjung ke Korea Selatan.

Sebagai bagian dari birokrasi, sambung Iman, semestinya ASN dapat bekerja dan mengemban amanah jabatan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat Cilegon. Bukan malah mengeluh dengan alasan-alasan yang tidak berdasar.

Iman meminta siapapun yang sudah tidak lagi nyaman bekerja di lingkungan Pemkot Cilegon agar memilih mundur dari jabatan yang diberikan.

“Ada yang ngeluh, ini dan segala macam, ngapain. Emang Korea bagian dari kerjanya. Itu kan gak penting. Esensi ASN itu, pelayanan kepada masyarakat. Bukan soal komparasi Korea dan segala macam. Kalau sudah capek, mundur saja,” ujarnya.

Iman berharap, birokrasi yang ada di bawah pimpinannya dapat berlari cepat menyesuaikan program-program kerja yang telah dicanangkan dalam RPJMD 2016-2021, supaya target dan realisasi dapat tercapai. “Kalian mau kerja syukur, mau tidur terserah. Saya tidak mau dipusingkan soal teknis-teknis begitu, yang penting bagi saya, siapa yang mau kerja, kita jalan. Yang penting RPJMD selesai,” tegasnya.

Wakil Walikota Cilegon, Edi Eriadi menambahkan, ASN semestinya dapat bekerja dengan mental birokrasi yang tangguh dan tidak mengeluhkan setiap persoalan yang dihadapi. Apalagi saat ini Pemkot sudah menaikkan nilai tunjungan daerah.

“Jangan cengenglah, jangan cemenlah. Sudah gak musim cemen sekarang. Yang penting TPP-nya sudah kita perbaiki,” terangnya.

Disinggung soal undangan dari salah satu walikota di Korea Selatan, Edi menyatakan bagi yang belum mendapat kesempatan semestinya dapat menunjukkan kinerja yang profesional dan beretos kerja baik. Bukan malah harus mengeluh.

“Itu kan undangan dari orang. Sudah sih. Kalau mau, pergi sendiri aja. Jangan cemenlah jadi pegawai,” tukasnya.

Sumber : bantenpos

Editor : Irfan Luthfi Arief

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *