Mobil Jenis Hybrid Terbukti Lebih Laris Dibanding EV, Pabrikan Asal Amerika Banyak yang Banting Setir

Di tengah gencarnya elektrifikasi kendaraan, mobil jenis hybrid ternyata menunjukkan performa penjualan yang lebih unggul dibandingkan mobil listrik murni (EV). Hal ini terlihat dari data penjualan beberapa pabrikan otomotif di Indonesia.

Pada tahun 2023, penjualan mobil hybrid di Indonesia mencapai 10.000 unit, sedangkan penjualan mobil EV hanya mencapai 2.000 unit. Hal ini menunjukkan bahwa mobil hybrid masih lebih diminati oleh konsumen di Indonesia.

Beberapa faktor yang menyebabkan mobil hybrid lebih laris dibandingkan EV:

  • Harga: Harga mobil hybrid umumnya lebih murah dibandingkan mobil EV. Harga mobil hybrid di Indonesia berkisar antara Rp 400 juta hingga Rp 800 juta, sedangkan harga mobil EV berkisar antara Rp 600 juta hingga Rp 1 miliar.
  • Infrastruktur: Infrastruktur pengisian daya untuk mobil hybrid lebih banyak tersedia dibandingkan infrastruktur pengisian daya untuk mobil EV. Di Indonesia, terdapat lebih dari 1.000 stasiun pengisian daya untuk mobil hybrid, sedangkan stasiun pengisian daya untuk mobil EV masih kurang dari 100.
  • Kesadaran konsumen: Kesadaran konsumen tentang mobil hybrid masih lebih tinggi dibandingkan kesadaran konsumen tentang mobil EV. Banyak konsumen yang masih belum familiar dengan teknologi mobil EV dan masih ragu untuk membelinya.

Pabrikan asal Amerika yang mulai beralih ke mobil hybrid: