Xiaomi Pasang Harga Mahal Pada Mobil Listriknya, Banyak Pihak yang Ragu Akan Laris di Pasaran

 Xiaomi, raksasa teknologi asal China, baru-baru ini mengumumkan harga untuk mobil listrik pertamanya, MS11. Harganya dibanderol mulai dari 369.900 yuan (sekitar Rp779 juta) hingga 469.900 yuan (sekitar Rp993 juta).

Harga ini tergolong mahal dibandingkan dengan mobil listrik lain di China, seperti Tesla Model 3 yang dibanderol mulai dari 279.900 yuan (sekitar Rp588 juta).

Banyak pihak yang meragukan apakah Xiaomi MS11 akan laris di pasaran dengan harga yang mahal tersebut.

Alasan keraguan tersebut:

  • Persaingan yang ketat: Pasar mobil listrik di China saat ini sudah sangat ramai dengan banyak pemain, seperti Tesla, BYD, Nio, dan Xpeng.
  • Harga yang mahal: Harga Xiaomi MS11 lebih mahal dibandingkan dengan mobil listrik lain di kelasnya.
  • Brand awareness yang rendah: Xiaomi belum memiliki brand awareness yang kuat di pasar mobil.

Namun, ada juga beberapa pihak yang optimis bahwa Xiaomi MS11 akan sukses di pasaran.

Alasan optimisme tersebut:

  • Teknologi yang canggih: Xiaomi MS11 dilengkapi dengan teknologi yang canggih, seperti sistem autopilot dan sistem infotainment yang canggih.
  • Desain yang menarik: Xiaomi MS11 memiliki desain yang menarik dan modern.
  • Basis penggemar Xiaomi yang besar: Xiaomi memiliki basis penggemar yang besar di seluruh dunia, termasuk di China.

Hanya waktu yang akan membuktikan apakah Xiaomi MS11 akan sukses di pasaran.

Tambahan:

  • Xiaomi MS11 akan tersedia dalam dua varian, yaitu sedan dan SUV.
  • Mobil ini akan mulai dipasarkan di China pada kuartal ketiga tahun 2024.
  • Xiaomi berencana untuk memasarkan MS11 di pasar global di masa depan.