Cara Menghitung Pajak Mobil dengan Benar dan Cepat

Membayar pajak mobil merupakan kewajiban setiap pemilik kendaraan bermotor di Indonesia. Pajak mobil digunakan untuk membiayai pembangunan daerah dan infrastruktur. Menghitung pajak mobil bisa dilakukan dengan beberapa cara, berikut penjelasannya:

1. Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor (PKB):

  • Langkah pertama: Cari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil Anda. NJKB bisa dilihat di STNK atau melalui situs web Samsat online di daerah Anda.
  • Langkah kedua: Kalikan NJKB dengan tarif PKB yang berlaku di daerah Anda. Tarif PKB berbeda-beda di setiap daerah, umumnya berkisar antara 1% hingga 2%.
  • Langkah ketiga: Tambahkan biaya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp143.000.

Rumus PKB:

PKB = NJKB x Tarif PKB + SWDKLLJ

Contoh:

NJKB mobil = Rp200.000.000 Tarif PKB di daerah Anda = 1,5%

PKB = Rp200.000.000 x 1,5% + Rp143.000 = Rp3.143.000

2. Menghitung Biaya BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor):

BBNKB hanya dibayarkan saat Anda membeli mobil baru atau bekas dari luar daerah. Biaya BBNKB dihitung berdasarkan NJKB dan progresivitas kepemilikan kendaraan.

Rumus BBNKB:

BBNKB = NJKB x Tarif BBNKB

Tarif BBNKB:

  • 10% untuk kepemilikan pertama
  • 2% untuk kepemilikan kedua
  • 1% untuk kepemilikan ketiga dan seterusnya

3. Menghitung Biaya Lainnya:

Selain PKB dan BBNKB, Anda juga perlu membayar beberapa biaya lain, seperti: