Bagian Terkecil Dari Suatu Materi yang Masih Memiliki Sifat Materi Tersebut disebut

Beritakarya.id – Materi sendiri tersusun dari partikel-partikel yang sangat kecil, begitu kecilnya hingga mata telanjang kita tak mampu melihatnya.

Bagian Terkecil Dari Suatu Materi yang Masih Memiliki Sifat Materi Tersebut disebut Atom.

Atom adalah unit dasar pembentuk suatu unsur. Diusulkan oleh John Dalton pada awal abad ke-19, atom diibaratkan sebagai bola pejal terkecil yang tak bisa dibagi lagi.

Namun, seiring kemajuan ilmu pengetahuan, gambaran ini terbukti belum lengkap. Elektron, partikel bermuatan negatif, ditemukan tumbu-tumbu dalam ruang hampa mengelilingi inti atom yang padat.

Teori atom pun berkembang, menggambarkan struktur atom yang lebih kompleks.

Inti atom sendiri bukan sekadar bongkahan tak berwujud. Ia terdiri dari proton bermuatan positif dan neutron tak bermuatan, yang saling berikatan melalui gaya nuklir kuat.

Jumlah proton dalam inti menentukan identitas unsur, sedangkan jumlah neutron memengaruhi isotop suatu unsur.

Kombinasi proton dan neutron yang unik inilah yang membedakan hidrogen, karbon, dan unsur-unsur lainnya.

Namun, kisah atom belum berakhir di sini. Dunia subatomik ternyata masih menyimpan rahasia lebih dalam.

Penelitian mengungkapkan bahwa proton dan neutron sendiri tersusun dari partikel yang lebih kecil lagi, yaitu quark.

Ketiga quark dalam sebuah proton atau neutron saling berikatan melalui gaya nuklir kuat yang dimediasi oleh partikel lain yang disebut gluon.

Quark dan gluon, beserta beberapa partikel subatomik lainnya, membentuk apa yang disebut Model Standar Fisika Partikel.

Model ini, meski terus disempurnakan, telah mampu menjelaskan fenomena partikel dan gaya fundamental di alam.

Memahami bagian terkecil dari suatu materi bukan sekadar memuaskan rasa ingin tahu manusia.

Pengetahuan tentang atom dan partikel subatomik memiliki aplikasi luas dalam berbagai bidang, seperti teknologi energi nuklir, pencitraan medis, dan pengembangan material baru.

Jadi, lain kali Anda memandangi pasir pantai atau bintang di langit, ingatlah bahwa benda-benda tersebut tersusun dari partikel-partikel kecil yang luar biasa dan menyimpan misteri yang belum sepenuhnya terungkap.

Perjalanan kita untuk memahami bagian terkecil dari suatu materi masih berlanjut, dan siapa tahu, penemuan-penemuan baru akan membawa kita lebih dekat lagi pada rahasia terdalam alam semesta.***