Sempat Berada Di Puncak Kejayaan, Ini Hal yang Menyebabkan Nokia Hancur Sehancur-Hancurnya!

Nokia, nama yang pernah menguasai pasar ponsel dunia dengan pangsa pasar mencapai 40%, kini hanya menjadi pemain kecil di industri smartphone. Kejatuhan Nokia dari puncak kejayaan menjadi salah satu kisah paling tragis dalam sejarah teknologi.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan Nokia hancur:

1. Gagal Beradaptasi dengan Perkembangan Teknologi:

Nokia terlambat beralih ke sistem operasi smartphone yang populer seperti iOS dan Android. Ketika iPhone dan Android mulai mendominasi pasar, Nokia masih terpaku pada Symbian OS yang sudah usang.

2. Kesalahan Strategi:

Nokia membuat beberapa keputusan strategis yang keliru, seperti akuisisi Vertu yang gagal dan fokus pada MeeGo OS yang tidak kompatibel dengan aplikasi Android.

3. Kurangnya Inovasi:

Nokia gagal menghadirkan inovasi yang menarik bagi konsumen. Desain smartphone Nokia terkesan kuno dan kurang kompetitif dibandingkan dengan para pesaingnya.

4. Manajemen yang Buruk:

Nokia sering mengalami pergantian CEO dan perubahan strategi yang membuat perusahaan kehilangan arah.

5. Persaingan yang Ketat:

Nokia kalah bersaing dengan Apple dan Samsung yang menawarkan smartphone dengan fitur yang lebih canggih dan harga yang lebih kompetitif.

Akibat dari kejatuhan Nokia: