Berita  

Bentrok TNI AL dengan Brimob Terjadi di Sorong Papua, Diduga Karena Salah Paham

Bentrok antara personel TNI Angkatan Laut (AL) dan Brimob Polri terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kota Sorong, Papua Barat, pada Minggu (14/4/2024) pagi. Bentrok ini mengakibatkan dua anggota Brimob mengalami luka-luka.

Kronologi Kejadian

Menurut Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Tambunan, bentrok tersebut bermula dari peristiwa tabrakan antara dua kendaraan di depan Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 1802 Sorong. Peristiwa ini kemudian memicu kesalahpahaman antara personel TNI AL dan Brimob yang berada di lokasi kejadian.

Akibat Bentrok

Akibat bentrok tersebut, dua anggota Brimob mengalami luka-luka. Satu anggota Brimob mengalami luka delapan jahitan di kepala bagian kanan, dan satu anggota Brimob lainnya masih dirawat di rumah sakit.

Dugaan Penyebab Bentrok

Bentrok ini diduga terjadi karena salah paham antara personel TNI AL dan Brimob. Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Tambunan mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti bentrok tersebut.

Upaya Penyelesaian

Sejumlah petinggi TNI dan Polri telah turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini. Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Legowo dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Mambuama telah bertemu untuk membahas langkah-langkah penyelesaian.

Imbauan untuk Personel TNI dan Polri

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Legowo mengimbau kepada seluruh personel TNI dan Polri di Papua Barat untuk menjaga situasi kamtibmas dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan

Bentrok antara TNI AL dan Brimob di Sorong merupakan kejadian yang tidak terhormat dan harus segera diselesaikan. Diharapkan dengan langkah-langkah yang diambil oleh petinggi TNI dan Polri, situasi kamtibmas di Papua Barat dapat segera pulih kembali.